ERA BARU APLIKASI
PERKANTORAN
Selain sistem operasi dan web browser, software yang paling banyak dipakai user komputer personal, lembaga pendidikan,perusahaan, dan peunci merintahan adalah aplikasi perkantoran atau Office Suite. Ketersediannya di Linux menjadi salah satu keberhasilan Linux desktop. Aplikasi perkantoran telah masuk ke kurikulum wajib pendidikan di Indonesia. mulai dari tongkat SD atau Sekolah Dasar, SMP atau Sekolah Menengah Pertama, dan SMA atau Sekolah Menengah Atas. hingga perguruan tinggi. Peserta didik harus menguasai aplikasi perkantoran tidak hanya untuk menempuh kewajiban kurikulum, tapi juga berguna di dunia pendidikan lanjutan dan di dunia kerja,
Masalahnya banyak pilihan aplikasi perkantoran, yang tidak semuanya menggunakan format dokumen sama. Dan tidak ada peraturan pemerintah tentang itu, akibatnya banyak selama ini lembaga pendidikan, pemerintahan, dan perusahaan, yang menerima apa saja yang disodorkan vendor. Sejak era awal PC 1980-an hingga pertangahan 2000-an tidak ada kompatibilitas yang baik antar-aplikasi. Selanjutnya, kita pantas bergembira dan bersyukur karena pada pertengahan 2006, organisasi dunia dibidang standar ISO/IEC merilis standar format dokumen perkantoran Open Document Format ODF(ISO/IEC 26300:2011). Banyak negara telah menghadapi standar itu. Pemerintah Indonesia melalui Badn Standardisasi Nasional merilis SNI ISO/IEC yang akan dikuti dengan kebijakan pemerintah lainnya, misalnya peraturan menteri yang mewajibkan penggunaan format ODF.
Saat ini, hampir semua aplikasi perkantoran, baik yang berlisensi FOSS seperti LibreOffice, maupun yang berlisensi proprietary seperti Ms Office, telah mendukung ODF. Beberapa aplikasi perkantoran berbasis web juga mendkung ODF misalnya google docs dan Zoho. Tidak ada lagi alasan lembaga pendidikan untuk menggunakan aplikasi ilegal. Alasannya tersedia beberapa produk tanpa biaya lisensi yang sesuai kurikulum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar